Kebun Agroforestri
Kunci Tebu Lebih Kuat, Tahan Stres, dan Produktif
Tantangan Utama dalam Berkebun Agroforestri
Penyakit Jamur
Busuk Akar, Busuk Pangkal Batang, Jamur Akar Putih, Antraknosa, Bercak Daun, Jamur Batang
Penyakit Bakteri
Layu Bakteri, Busuk Lunak Bakteri
Penyakit Virus / Fitoplasma
Penyakit Mosaik Tanaman, Penyakit Kerdil Tanaman
Penyakit Daun
Daun Menguning (Chlorosis), Gugur Daun
Penyakit Akar & Batang
Akar Busuk, Akar Lemah
Penyakit pada Bibit & Persemaian
Rebah Semai, Busuk Akar Bibit
Gangguan Fisiologis (Non-Patogen)
Defisiensi Unsur Hara, Stres Kekeringan, Genangan Air
Bagaimana Cara Kerja AUSSIE sebagai Immune Cell Activator pada Agroforestri
Dalam sistem agroforestri yang kompleks dan penuh tekanan lingkungan, tanaman membutuhkan lebih dari sekadar perlindungan dari luar. AUSSIE bekerja sebagai Immune Cell Activator dengan cara mengaktifkan mekanisme pertahanan alami tanaman dari dalam jaringan. Zat aktif di dalam AUSSIE diserap secara sistemik melalui akar dan daun, lalu merangsang sel-sel tanaman untuk meningkatkan respons ketahanan terhadap serangan jamur patogen dan stres lingkungan seperti kelembapan tinggi, panas, serta kekeringan.
Aktivasi ini mendorong tanaman membentuk jaringan yang lebih kuat, mempercepat regenerasi sel yang rusak, serta menekan perkembangan jamur berat seperti busuk akar, busuk pucuk, dan Ganoderma sebelum menyebar luas. Pada kebun agroforestri, di mana tanaman keras tumbuh berdampingan dalam jangka panjang, mekanisme ini sangat penting karena tanaman menjadi lebih tahan, tidak mudah kolaps, dan mampu mempertahankan pertumbuhan serta produktivitas secara berkelanjutan.
Mengapa Kebun Agroforestri Perlu Dirawat dengan AUSSIE
Fungsi Utama AUSSIE:
- Mengaktifkan ketahanan alami tanaman (immune cell activator)
- Mencegah dan mengobati penyakit jamur berat secara sistemik
- Menekan perkembangan jamur busuk akar, busuk pucuk, busuk buah, dan Ganoderma
- Memperkuat sistem perakaran tanaman keras
- Mempercepat pemulihan tanaman dari stres lingkungan
- Meningkatkan daya tahan terhadap panas, kekeringan, dan kelembapan tinggi
- Mendukung pertumbuhan tunas dan daun yang sehat
- Menjaga keseimbangan pertumbuhan vegetatif dan generatif
- Meningkatkan produktivitas dan umur ekonomis tanaman agroforestri
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Penyakit Kebun Agroforestri
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Mengatasi Penyakit Jamur pada Kebun Agroforestri
Sasaran Penyakit:
Busuk Akar, Busuk Pangkal Batang, Jamur Akar Putih, Antraknosa, Bercak Daun, dan Jamur Batang.
Dosis Penggunaan:
5–10 ml AUSSIE per 1 liter air
(gunakan dosis rendah untuk pencegahan, dosis tinggi untuk serangan jamur aktif/berat).
Panduan Aplikasi Singkat:
Aplikasi Siram Akar:
Siramkan larutan AUSSIE langsung ke area perakaran dan pangkal batang untuk penyakit busuk akar, busuk pangkal batang, jamur akar putih, dan jamur batang.Aplikasi Semprot Daun & Batang:
Semprot merata ke daun dan batang untuk mengatasi antraknosa dan bercak daun hingga permukaan basah merata.Waktu Aplikasi:
Lakukan pagi atau sore hari agar penyerapan optimal.Frekuensi:
Ulangi setiap 7–14 hari hingga kondisi tanaman membaik, lalu lanjutkan sebagai perawatan rutin.
AUSSIE bekerja secara sistemik, membantu menghentikan perkembangan jamur dari dalam tanaman sekaligus memperkuat ketahanan alami tanaman agroforestri.
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Mengatasi Penyakit Bakteri pada Kebun Agroforestri
Sasaran Penyakit:
Layu Bakteri dan Busuk Lunak Bakteri.
Dosis Penggunaan:
5–10 ml AUSSIE per 1 liter air
(gunakan dosis tinggi pada serangan bakteri aktif dan tanaman yang sudah menunjukkan gejala layu atau busuk).
Panduan Aplikasi Singkat:
Siram Akar & Pangkal Batang:
Siram larutan AUSSIE langsung ke area perakaran dan pangkal batang untuk menekan bakteri penyebab layu dan busuk lunak dari dalam tanaman.Semprot Batang & Daun (bila perlu):
Semprot ringan pada batang dan daun untuk membantu perlindungan menyeluruh.Waktu Aplikasi:
Aplikasikan pagi atau sore hari agar penyerapan maksimal.Frekuensi:
Ulangi setiap 7–10 hari sampai kondisi tanaman stabil, kemudian lanjutkan sebagai perawatan berkala.
AUSSIE bekerja secara sistemik, membantu menekan perkembangan bakteri sekaligus memperkuat ketahanan tanaman agroforestri terhadap infeksi lanjutan.
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Mengatasi Penyakit Virus & Fitoplasma pada Kebun Agroforestri
Sasaran Penyakit:
Penyakit Mosaik Tanaman dan Penyakit Kerdil Tanaman.
Dosis Penggunaan:
5 ml AUSSIE per 1 liter air
(fokus pada penguatan ketahanan dan pemulihan tanaman, karena virus dan fitoplasma tidak dapat dimatikan secara langsung).
Panduan Aplikasi Singkat:
Siram Akar:
Siram larutan AUSSIE ke area perakaran untuk mengaktifkan ketahanan internal dan membantu pemulihan tanaman dari stres infeksi.Semprot Daun:
Semprot merata ke daun untuk mendukung respons ketahanan tanaman dan memperbaiki pertumbuhan.Waktu Aplikasi:
Lakukan pagi atau sore hari.Frekuensi:
Ulangi setiap 7–14 hari secara rutin untuk menjaga kondisi tanaman tetap stabil.
AUSSIE berperan sebagai immune cell activator, membantu tanaman agroforestri meningkatkan daya tahan alami dan memperbaiki pertumbuhan meskipun berada di bawah tekanan virus atau fitoplasma.
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Mengatasi Penyakit Daun pada Kebun Agroforestri
Sasaran Gangguan:
Daun Menguning (Chlorosis) dan Gugur Daun.
Dosis Penggunaan:
3–5 ml AUSSIE per 1 liter air
(digunakan untuk memulihkan fungsi daun dan mengatasi gangguan fisiologis).
Panduan Aplikasi Singkat:
Semprot Daun:
Semprotkan larutan AUSSIE secara merata ke permukaan daun hingga basah merata.Siram Akar (pendukung):
Siram ringan ke area perakaran untuk membantu penyerapan nutrisi dan pemulihan tanaman.Waktu Aplikasi:
Lakukan pagi atau sore hari.Frekuensi:
Ulangi setiap 7–14 hari sampai kondisi daun kembali normal.
AUSSIE membantu memperbaiki metabolisme tanaman, mengurangi stres lingkungan, dan mengembalikan vitalitas daun pada sistem agroforestri.
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Mengatasi Penyakit Akar & Batang pada Kebun Agroforestri
Sasaran Gangguan:
Akar Busuk dan Akar Lemah.
Dosis Penggunaan:
5–10 ml AUSSIE per 1 liter air
(gunakan dosis tinggi pada akar yang sudah menunjukkan gejala busuk atau pertumbuhan sangat lemah).
Panduan Aplikasi Singkat:
Siram Akar & Pangkal Batang:
Siramkan larutan AUSSIE langsung ke area perakaran dan pangkal batang agar zat aktif bekerja sistemik dari dalam tanaman.Perbaikan Drainase (pendukung):
Pastikan air tidak menggenang untuk mempercepat pemulihan akar.Waktu Aplikasi:
Aplikasikan pagi atau sore hari.Frekuensi:
Ulangi setiap 7–14 hari hingga akar kembali aktif dan pertumbuhan membaik.
AUSSIE membantu menekan penyebab busuk akar sekaligus memperkuat sistem perakaran tanaman agroforestri agar lebih sehat dan tahan stres.
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Mengatasi Penyakit pada Bibit & Persemaian Agroforestri
Sasaran Penyakit:
Rebah Semai dan Busuk Akar Bibit.
Dosis Penggunaan:
3–5 ml AUSSIE per 1 liter air
(gunakan dosis rendah agar aman untuk bibit dan akar muda).
Panduan Aplikasi Singkat:
Siram Media Semai:
Siram larutan AUSSIE secara merata ke media persemaian hingga lembap, fokus pada area pangkal batang bibit.Hindari Genangan:
Pastikan media semai memiliki drainase baik untuk mencegah kelembapan berlebih.Waktu Aplikasi:
Lakukan pagi atau sore hari.Frekuensi:
Ulangi setiap 7–10 hari sampai bibit tumbuh kokoh dan sehat.
AUSSIE bekerja secara sistemik membantu menekan patogen penyebab rebah semai sekaligus memperkuat akar bibit agroforestri sejak fase awal pertumbuhan.
Dosis & Panduan AUSSIE untuk Mengatasi Gangguan Fisiologis (Non-Patogen) pada Kebun Agroforestri
Sasaran Gangguan:
Defisiensi Unsur Hara, Stres Kekeringan, dan Dampak Genangan Air.
Dosis Penggunaan:
3–5 ml AUSSIE per 1 liter air
(difokuskan untuk pemulihan metabolisme dan ketahanan tanaman).
Panduan Aplikasi Singkat:
Siram Akar:
Siram larutan AUSSIE ke area perakaran untuk membantu aktivasi akar dan penyerapan nutrisi secara lebih efisien.Semprot Daun (pendukung):
Semprot ringan ke daun untuk mempercepat pemulihan tanaman dari stres lingkungan.Waktu Aplikasi:
Aplikasikan pagi atau sore hari.Frekuensi:
Ulangi setiap 10–14 hari hingga kondisi tanaman kembali stabil.
AUSSIE membantu tanaman agroforestri beradaptasi terhadap kondisi lingkungan ekstrem, memperbaiki fungsi fisiologis, dan menjaga pertumbuhan tetap optimal meski tanpa serangan patogen.
Mengapa AUSSIE Penting untuk Kebun Agroforestri?
Harga Eceran (belum termasuk ongkir) :

Aussie
500ml harga Rp 150.000
1 liter harga Rp 275.000

Bensu
500ml harga Rp 130.000
1 liter harga Rp 215.000

Kojien
500ml harga Rp 130.000
1 liter harga Rp 215.000
| Produk | Fokus Utama | Obat / Stimulator | Target Penyakit | Jenis Tanaman |
|---|---|---|---|---|
| Aussie | Stimulator & anti-jamur | ✔️ Ya | Ganoderma & jamur akar | Sawit (utama) |
| Bensu | Nutrisi + anti-jamur umum | ✔️ Ya | Layu fusarium, bulai, busuk | Beragam jenis tanaman |
| Kojien | Anti-jamur (terbatas) | ✔️ Kemungkinan | Bulai/jamur lain | Jagung/dll (informal) |
AUSSIE adalah biostimulan & nutrisi sistemik yang dirancang khusus untuk tanaman keras dan perkebunan, termasuk pengendalian jamur berat seperti Ganoderma dan penyakit akar lainnya. Aussie membantu memperkuat sistem perakaran, meningkatkan ketahanan alami tanaman terhadap stres lingkungan, serta mempercepat pemulihan dari serangan penyakit. Produk ini bekerja dari dalam tanaman dengan formulasi stimulator, aktivator, serta nutrisi penting yang mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman agroforestri jangka panjang. Aussie bukan sekadar obat, tetapi juga memperbaiki metabolisme tanaman sehingga tanaman lebih sehat dan produktif secara keseluruhan.
BENSU adalah nutrisi high-end multifungsi yang menggabungkan peran stimulator pertumbuhan, aktivator metabolisme, dan agen pengendali penyakit jamur pada tanaman. Produk ini efektif untuk berbagai tanaman hortikultura, buah-buahan, dan tanaman pangan dengan kemampuan mempercepat pertumbuhan vegetatif dan generatif, serta membantu mencegah dan mengobati penyakit akibat jamur atau patogen berat pada komoditas yang lebih beragam. BENSU juga dapat menghemat penggunaan pupuk dan pestisida lain sambil meningkatkan imun tanaman.
KOJIEN secara umum dikenal juga sebagai zat stimulator / aktivator yang berperan untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres, memperbaiki penyerapan nutrisi, dan membantu pemulihan dari gejala penyakit seperti bulai atau keriting (berdasarkan review penggunaan produk serupa dalam praktik pertanian) — dengan fungsi yang mirip sebagai stimulator dan nutrisi tanaman.
