Akar Lemah
Apa Itu Akar Lemah pada Tanaman?
Ciri-Ciri Tanaman Mengalami Akar Lemah
Penyebab Utama Akar Lemah pada Tanaman
Struktur dan Kualitas Tanah Buruk
Tanah yang padat, keras, miskin pori, atau terlalu liat menghambat pertumbuhan akar. Akar kesulitan menembus tanah dan tidak mendapatkan cukup oksigen (hipoksia), sehingga fungsi fisiologisnya terganggu.
Drainase Tidak Baik dan Genangan Air
Tanah yang tergenang menyebabkan akar kekurangan oksigen dan memicu pembusukan akar. Kondisi ini sering terjadi pada lahan berat, pot tanpa lubang drainase, atau kebun dengan sistem irigasi yang tidak terkontrol.
Ketidakseimbangan Unsur Hara
Kekurangan unsur penting seperti fosfor (P), kalsium (Ca), dan boron (B) sangat berpengaruh terhadap pembentukan akar. Sebaliknya, kelebihan pupuk kimia tertentu dapat menyebabkan akar “terbakar” dan rusak.
Aktivitas Mikroba Tanah yang Rendah
Tanah yang miskin mikroorganisme bermanfaat membuat akar bekerja sendiri tanpa bantuan biologis. Padahal mikroba berperan penting dalam pelarutan hara, perlindungan akar, dan stimulasi pertumbuhan.
Dampak Akar Lemah terhadap Tanaman
Cara Mengatasi dan Mencegah Akar Lemah pada Tanaman
Bangkitkan Akar dari Dalam Tanah dengan AUSSIE
Akar lemah bukan masalah permukaan, melainkan tanda tanah kehilangan keseimbangan biologis. AUSSIE bekerja dengan mengaktifkan kembali mikroorganisme menguntungkan di dalam tanah, membantu memperbaiki struktur tanah yang padat, serta meningkatkan ketersediaan unsur hara yang selama ini terkunci. Dengan tanah yang kembali hidup, akar tanaman terdorong tumbuh lebih panjang, lebih kuat, dan lebih aktif menyerap nutrisi tanpa harus bergantung pada pupuk kimia berlebihan.
Berbeda dari pupuk biasa, AUSSIE berfokus pada pemulihan sistem perakaran sebagai fondasi utama tanaman. Aplikasi AUSSIE secara rutin membantu mengurangi stres akar akibat genangan, kekeringan, maupun residu kimia, sehingga tanaman menjadi lebih kokoh, tidak mudah layu, dan responsif terhadap pemupukan. Hasilnya, pertumbuhan tanaman lebih stabil, ketahanan meningkat, dan produktivitas kembali optimal dari akar hingga tajuk.
Dosis & Cara Aplikasi AUSSIE untuk Mengatasi Akar Lemah
Dosis AUSSIE
Tanaman muda / pembibitan
5–10 ml AUSSIE per 1 liter airTanaman dewasa / produksi
10–20 ml AUSSIE per 1 liter airSkala kebun / lahan luas
1–2 liter AUSSIE per hektare, dilarutkan dalam 200–400 liter air
Dosis dapat disesuaikan dengan tingkat keparahan akar lemah dan kondisi tanah (padat, miskin organik, atau sering tergenang).
Cara Aplikasi yang Paling Efektif
1. Kocor Langsung ke Zona Akar (Metode Utama)
Larutkan AUSSIE sesuai dosis, lalu kocorkan langsung ke pangkal tanaman atau area perakaran aktif. Metode ini paling efektif untuk mengatasi akar lemah karena AUSSIE bekerja langsung di dalam tanah, mengaktifkan mikroba, memperbaiki struktur tanah, dan merangsang pertumbuhan akar baru.
2. Aplikasi Melalui Irigasi / Siram Massal
Untuk kebun skala luas, AUSSIE dapat diaplikasikan melalui sistem irigasi atau penyiraman merata di sekitar perakaran. Pastikan tanah dalam kondisi lembap (tidak tergenang) agar mikroorganisme dari AUSSIE dapat berkembang optimal.
